Breaking News

Bupati Hendy Siswanto Segera Melakukan Penataan Lapak Di Pasar Tanjung.

RECORD JATIM.COM

JEMBER- setiap Hari rabu  bupati Jember Hendy Siswanto punya program bersih bersih pasar bareng Forkopimda. Ada dua pasar yang sudah dikunjungi Bupati , pertama pasar Mangli selanjutnya rabu yang lalu Pasar Tanjung .


Saat meninjau pasar tanjung pasar tradisional paling besar di Jember , bupati Jember H.Hendy Siswanto mengatakan  melihat kondisi pasar sangat memprihatinkan mulai lantai yang becek ,saluran pembuangan air tidak lancar ,kondisi tembok lapak  pedagang kusam ,hingga keluhan pedagang yang punya lapak didalam pasar tanjung omzet penjualan turun drastis , kalah dengan pedagang yang jualan di luar pasar tanjung ( jalan samahudi).


Melihat kondisi tersebut dan keluhan para pedagang pasar tanjung yang ada dalam pasar  saat dikonfirnasi media bupati Hendy menyampaikan akan menata  lapak pedagang yang jualan di sepanjang jalan pasar tanjung untuk ditempatkan masuk kedalam pasar tanjung, Agar kondisi jalan terlihat bersih dan pengguna jalan bisa nyaman  jalan di Trotoar  sesuai peruntukannya.


Selain itu bupati berharap dengan dimasukkannya pedagang yang selama ini jualan dipinggir jalan masyarakat yang berbelanja lebih nyaman lagi untuk memilih barang kebutuhan yang dinginkan.


"Hal yang lebih urgen lagi  kepada OPD terkait untuk segera melakukan pembenahan mulai saluran air yang tersumbat, pengecatan dinding , maupun penataan lapak untuk pedagang yang ada di luar pasar ,supaya berjualan di dalam pasar. "Pinta Hendy Siswanto.


Sementara Ibu siti salah satu pedagang sembako di dalam lapak pasar tanjung sudah lebih 20 tahun membuka usaha mengatakan sebelum ada pedagang yang berjualan di pinggir jalan. jualan sampai siang hari hasilnya, ya sudah cukup untuk kebutuhan keluarga dan nyekolahkan anak .  Tapi setelah banyak yang jualan dipinggir jalan . Saya jualan sampai sore hari hasilnya belum bisa memenuhi harapan .karena pembeli  lebih tertarik   beli di pinggir jalan tidak perlu naik ke dalam pasar tanjung.


" Oleh sebab itu sangat berharap kepada bapak bu pati Hendy Siswanto untuk segera melakukan langkah  penertiban dan memindahkan  lapak kedalam pasar tanjung 'pintanya.


Hal senada juga dikatakan Mustofa pedagang Ayam Potong sebelum ada yang jualan di bawah ,omzetnya perhari bisa 50 ekor tapi setelah banyak pedagang yang jualan di pinggir Jalan paling banyak 25  ekor  itupun helum tentu semua bisa habis terjual karena sore hari tidak jualan .( LN.FIR).


© Copyright 2022 - RECORD JATIM