Breaking News

Jember Keuren: Batu Meteor Pertama Kali Masuk Bursa Pameran Di Jember.


Bupati Hendy didampingi Hj Kasih Fajarini ketua TP PKK Jember melihat Batu Pameran  jumat 4  Agustus 2023.

RECORD JATIM.COM
JEMBER, Bupati Jember Hendy Siswanto secara resmi  membuka gebyar Jember Fashion Carnaval yang bertajuk  "Timelapse" hari jumat ( 4/8/2023) ditandai dengan pembukaan UMKM di Alun Alun Jember pada hari jumat( 4/8/2023) pagi.

Kegiatan gebyar UMKM yang melibatkan 4 kementrian tersebut di inisiasi oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jembe kerja bareng Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia  serta Yayasan JFC sebagai penyelenggara event jember carnaval yang ke 21 

Usai membuka UMKM di Alun Alun Jemver yang dihadiri Sejumlah pejabat OPD Jember ,serta Deputi Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia  yang di ikuti kurang lebih ada 40 UMKM binaan Dinas koperasi dan Usaha mikro kabupaten Jember serta binaan dari KPwBI Jember. 

Bupati Hendy Siswanto didampingi ketua TP PKK kabupaten Jember Hj Kasih Fajarini  langsung menuju ke lantai 2 pendop Wahya Wibawa Graha  untuk membuka pameran batu meteor.

Usai membuka pameran Bupati Hendy kepada awak media mengatakan pameran benda meteorit ini merupakan yang pertama kali di dunia dan pertama di pamerkan di Jember ,"ini luar biasa dan hebat  dari panitya penyelenggara yakni JFC"kata Bupati Hendy.
“Ini pertama kali ada di dunia, dan ini semua perlu kajian teknis lebih mendalam lagi untuk memberikan legitimasi keasliannya dan pengujiannya itu ada di luar negeri karena memang di Indonesia belum ada,” kata Bupati Hendy Siswanto.

Bupati Hendy mengatakan  bahwa Pemkab Jember akan mengawal ke Kementerian Luar Negeri untuk kemudian membantu menyambungkan ke negara tempat pengujian benda-benda meteorit tersebut.

Sementara itu, Ketua JFC yang juga sebagai promotor pameran benda meteor P
Suyanto mengatakan Indonesia mempunyai banyak benda-benda luar angkasa jika dibandingkan dengan negara lain.

Kondisi ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia, khususnya bagi kabupaten  Jember.

Dia menjelaskan , saat ini terdapat 78 benda meteorit yang dipamerkan kali ini berbahan logam dan kristal dengan berbagai bentuk.

“Untuk mengumpulkan benda-benda meteorit ini guna dipamerkan memang lumayan susah, karena memang penemunya kebanyakan tidak mau benda-benda meteorit ini dipublikasikan, mengingat benda langka. Untuk tempat ditemukannya benda-benda ini dari berbagai daerah di Pulau Jawa,” jelas Suyanto.

Sedangkan untuk proses pengujian keaslian benda-benda meteorit ini, Suyanto mengakui memang cukup berat, karena membutuhkan biaya  sekitar 2 milyard rupiah .(LN,FIR).
© Copyright 2022 - RECORD JATIM