Breaking News

Cegah Inflasi, Jelang Idul Adha Dan Dampak El Nino, Ketersediaan Bapokting Aman.

RECORD JATIM.COM.
JEMBER - Pengendalian inflasi di Jember tetap menjadi perhatian dan agen da rutim yang dilaksanakan oleh Bupati Jember H.Hendy Siswanto ,melalui  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar setiap Rabo (Si Rambo) . Untuk hari ini  pertemuan kegiatan TPID ditempatkan di Hall Praja Mukti, Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Jember, pada Rabu (14/6/2023) pagi.
Sesuai laporan dari kepala BPS Jember Try Erfandi kondisi inflasi di Jember sesuai laporan BPS Jember ada di titik 0,23 untuk bulan Mei 2023. Bila dibanding bulan April inflasi di Jember 0,21 jadi ada kenaikan 0,003  hal tersebut masih fajar .
Sementara Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Hendy Siswanto ada sejumlah pembahasan penting yang menjadi pokok bahasan jajaran forkopimda kali ini diantaran antisipasi gejolak harga  menjelang hari raya idul  Adha dan Elnino.

Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST., IPU.,kepada awak media usai pertemuan  menjelaskan  bahwa pihaknya tengah merancang dua solusi. "Yang pertama jelas, soal pencegahan inflasi. Yang kedua soal  siklus El Nino yang terjadi Mei sd September," papar bupati.

 Selain dua persoalan diatas , pihaknya juga membahas persoalan menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha. "Bagaimana mengendalikan harga sapi, biasanya harganya khan  naik " lanjutnya.

 Bupati Hendy Siswanto bersyukur, untuk harga sapi  hingga saat ini terpantau stabil, "Yang dimaksud bobot normal ya, kisaran 200 kilogram, 300 kilogram, sekitar 16 juta  sd 17 juta " ucapnya. 
 
Namun, untuk yang kisaran pada berat 1 ton, bupati menjelaskan bahwa diperkirakan harganya naik, bahkan di luar ekspektasi. "Bergantung kebutuhan," ungkapnya.

Selain itu, pemkab juga menjaga kestabilan harga cabai. "Harga cabai rawit mulai agak goyang, sedangkan cabai merah masih turun. Sepertinya, banyak orang yang mulai sua peda ini," candanya. Untuk itu, pihaknya mengimbau dinas TPHP untuk segera turun ke lapangan dan melakukan penanganan.

"Sebelumnya, sudah ada sebanyak 160 ribu bibit lombok yang ditanam. Tepatnya, sebelum Lebaran," jelasnya. Harapannya, hasil panennya bagus dan mampu menjaga ketersediaan komoditas cabai rawit. Dengan ketersediaan yang melimpah, diharapkan harga cabai rawit tetap stabil. "Nanti akan kami tambah bibit baru lagi, supaya untuk bertahan tiga bulan ke depan," tandasnya.(LN)
© Copyright 2022 - RECORD JATIM