Breaking News

Bupati Hendy Menyerahkan 2 Sertifikat Wakaf Di Desa Mrawan dan Pembagian 60 Sembako.

 Bupati Hendy Siswanto serahkan sertifikat Wakaf  di Desa Merawan kamis ( 30/03/2023)

RECORD JATIM COM Kegiatan Jember Berbagi terus  di hari ketiga J-Berbagi pada Kamis, (30/03/2023)  dilaksanakan di dua kecamatan yakni Kecamatan Mayangsari dan Mumbulsari.

kegiatan Jember berbagi di awali di desa Mrawan Kecamatan Mayang lBupati Hendy Siswanto didampingi Pj.Sekda Arief Tjahyono, Kepala kadis Kominfo Bobby Arie Sandy,  Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta karya Rahman Anda , Kadis Dinsos Ahmad Helmi Luqman , Kadis Perhubungan Agus Wijaya , Kadispora Murdianto
Kadis . Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Jupriono ,.Kadis perindustrian dan perdagangan Bambang Saputro ,Kadis Koperasi Sartini,menyerahkan 2 sertifikat wakaf  kemudian 60 paket sembako ,dan PTM untuk ibu Hamil dan Menyusui yang diperuntukkan warga desa Merawan bertempat di Masjid Nurul Huda.


“Dalam kegiatan ini, pada saat ramadhan setiap hari kita di support pasar murah salah satu nya gula dengan harga 13.000/kg dengan kualitas yang bagus. Kemudian ada tepung dengan harga 11.000 dan minyak dengan harga 14.000/sachet. Barang yang dijual di pasar murah ada selisih perbedaan dibandingkan dengan biasanya. Hal ini supaya bisa dijangkau pembeli dalam memenuhi Barang Pokok Penting (BAPOKTING) pada bulan suci ramadhan ini,” ungkap Bupati.

Bupati Hendy Siswanto lebih lanjut menjelaskan  adanya kegiatan seperti pasar Murah merupakan  salah satu upaya pengendalian inflasi yang ada di Kabupaten Jember.

Hal ini  sesuai perintah dari Bapak presiden kita. Mudah-mudahan gerakan berbagi sembako kepada masyarakat yang membutuhkan juga membantu asupan gizi untuk program stunting, AKI dan AKB bisa membawa dampak langsung kepada masyarakat.

Selain itu Kami juga mengajak masyarakat Jember yang memiliki rezeki untuk berbagi kepada saudara atau tetangga kita yang membutuhkan,”lanjutnya.

Bupati juga mengarahkan dalam kegiatan J-Berbagi, pihaknya juga melakukan peninjauan kepada warga yang masuk ke dalam kategori P3KE atau warga yg masuk kedalam kemiskinan ekstrem.

“Terus terang saja karena kami belum yakin bahwa data itu ada tingkat akurasinya tinggi. Perlu dibuktikan melalui verifikasi aktual dan update data itu penting,” terang Bupati Hendy.

“Tujuannya adalah disamping kita verifikasi faktual hari ini, yangperlu kita sadari bersama bahwasannya kita perlu update data,” imbuhnya.

Bupati juga memohon bantuan dan kolaborasi antara Pemkab Jember dengan stakeholder baik Camat,Kades, RT/RW, Kader posyandu hingga masyarakat agar data yang disampaikan bisa tepat.

“Kami memiliki target sejumlah 500 sertifikat wakaf yang harus diserahkan. Terima kasih kepada BPN karena ini program BPN,saya dengan pak Camat memiliki tanggung jawab untuk memberikan data list musholla atau masjid yang belum punya sertifikat wakaf. Kami yang mengumpulkan data dan teman-teman BPN yang mengukur langsung gratis tanpa biaya apapun. Program ini bagus sekali dan kami akan lakukan.”pungkasnya.( LN,AF)

© Copyright 2022 - RECORD JATIM