Breaking News

Melalui Pembelajaran Kurikulum Merdeka Siswa Harus Inovatif,Sinergi ,Kolaborasi.

Gelar Budaya Hasil Pembelajaran Kurikulum Merdeka di SMPN 4 Jember 23 Desember 2022.

RECORD DJATIM.COM.JEMBER.
Secara umum, kurikulum merdeka merupakan kurikulum pembelajaran intrakurikuler yang beragam. Di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik mempunyai waktu yang cukup untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi

Sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran, Kurikulum Merdeka (yang sebelumnya disebut sebagai kurikulum prototipe) dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik. Karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan pembelajaran adalah:
hasil karya para siswa SMPN 4 Jember dipamerkan  setelah dapat penilaian dari guru pembimbing .

Pembelajaran berbasis projek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila.
Fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.
Fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kemampuan peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal.
Heru Wahyudi, Kasek SMPN 4 Jember.

Dikabupaten Jember ada 2 sekolah SMPN yang mendapat Rekomendasi dari kementrian pendidikan Republik Indonesia untuk menjalankan kurikulum merdeka yakni SMPN 4 Jember dan SMPN 1 Puger .

Heru Wahyudi Kepala sekolah SMPN 4 Jember kepada awak media mengatakan sejak tahun 2022 SMPN 4 Jember sudah menjalankan pembelajaran kurikulum Merdeka  yang sudah dilaksanakan oleh seluruh siswa kelas 7 .

 "Untuk semester genap ini siswa mendapat pembelajaran   (P5 ) Penguatan profil pelajar pancasila selama satu semester liberasi bertabur karya dan kedua siswa diajak untuk mengangkat potensi yang ada di wilayahnya.

Selain itu siswa juga diajak field trip kunjungan wisata ke Polije Jember ,siswa bisa mengetahui secara langsung bagaimana pembuatan kue , bikin adonannya,hingga mengemas hasilnya untuk selanjutnya di pasarkan.
Lapornya orang tua ,siswa,dinas pendidikan .

Lebih lanjut Heru Wahyudi mengutarakan  hasil karya para siswa ini kita tampilkan dalam panggung budaya untuk yang mendapatkan pembelajaran seni ,kemudia untuk yang dapat materi pembuatan makanan seperti kue ,buat mading disana hasil karyanya di Pamerkan .

"Jadu kurikulum merdeka ini siswa diperkenalka P5 yaitu Penguatan profil pelajar pancasila satu semester liberasi bertabur karya dan kedua siswa diajak untuk mengangkat potensi yang ada di wilayahnya."pungkasnya.

Sementara Intan dan salma siswi kelas 7  bersama 4 temannya pada PKM mendapat  kebagian membuat kue bola bola singkong bahannya  dari singkong .untuk pembelajaran pembuatan kue tersebut peran orang tua ,maupun guru harus terlibat langsung untuk membimbing  putra putrinya. 

Menurut salma dalam membuat kue bola bola ini belajarnya 10 hari, pertama itu rasanya setelah ditunjukkan ke guru pembimbing dinyatakan perlu ada perbaikan lagi.
Dan hari ini kita berempat senang hasil karya kita dipamerkan dan dinilai oleh guru pembibing hasilnya memuaskan ."ini merupakan pengalaman yang amat penting buat kita ."ujarnya .

Sementara Aisya  putri larasari Siswi kelas 7 bersama 6 temannya  mendapat tugas dari Guru PJOK  membuat replika stadion Sepak bola  Jsg.

Untuk mengerjakan hal tersebut peran orang tua juga terlibat langsung untuk membimbing hingga pekerjaan tersebut rampung dan selanjutnya untuk dinilai oleh guru pembimbing.

Pantauan media record jatim pada pembelajaran kurikulum merdeka ( PKM ) ini para siswa dituntut untuk kreatif ,inovatif dan kolaborasi .Jadi peran orang tua pada PKM ini sangat diharakan terlibat langsung ( LN).

© Copyright 2022 - RECORD JATIM