Breaking News

MKKS SMPN Jember Menjadi Pilot Project Dalam Gerakan Seniman Masuk Sekolah .

Inilah karya seni dari seniman Jember yang ditampilkan oleh Pelajar SMPN di Jember rabu 12 Oktober 2022..

RECORDJATIM.COM.JEMBER:
Indonesia memiliki warisan budaya yang kaya. Wilayah kepulauan yang membentang dari Sabang hingga Merauke membuat Indonesia memiliki keragaman Budaya dari berbagai suku bangsa.

Kurang  lebih dari 300 kelompok etnik atau 1.340 kelompok suku bangsa di Indonesia. Keanekaragaman ini mencetuskan semboyan Bhineka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tapi tetap satu.

Meskipun  memiliki aneka ragam suku, budaya, agama, dan golongan, Indonesia tetaplah satu kesatuan. Semboyan tersebut mengukuhkan bahwa sejatinya keragaman yang ada di negeri kita ini merupakan kekayaan dan keindahan bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lain.

Berbagai keragaman tersebut melahirkan bentuk keragaman budaya Indonesia yang beraneka macam.
Untuk itulah  kementrian Pendidikan Republik Indonesia  dalam upaya  menjaga kelestarian seni budaya agar tetap dilestarikan oleh para generasi muda melalui program Seniman masuk Sekolah .

Pantauan Recordjatim.com salah satu pilot project  dari kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI  berkolaborasi dengan  MKKS SMPN di Jember yang  dikemas melalui

"Pementasan Gerakan Seniman Masuk Sekolah ".

kegiatan tersebut menampilkan karya seni dan Budaya yang ditampilkan oleh para pelajar SMPN di Jember melalui 19 tahapan   dengan melibatkan  pendampingan para seniman di Jember .

Pada episode 19 gerakan seniman masuk sekolah di gelar  seni  di GOR Olahraga SMP 7 Jember pada hari rabu pagi 12 Oktober 2022 di ikuti 10 SMPN yang ada di Jember,disaksikan oleh para kepala sekolah SMPN maupun siswa SMP 7 jember .

Ketua MKKS SMPN Jember Drs H.Syaiful Bahri ,MPd Kepada awak media rabu (12/10/2022) menyampaikan kegitan seniman masuk sekolah ,hari ini  digebyar di Aula SMPN 7  merupakan episode yang ke 19.

"Ternyata kegiatan ini mendapat respon poisitip dari para siswa siswi di SMPN ,Namun karena terkendala dana hanya ada 10 sekolah SMPN di Jember yang mengikuti Kegiatan tersebut yang di inisiasi oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI."kata Syaiful Bahri.

Meskipun kegiatan ini merupakan program kementrian pendidikan dan kebudayaan ,memang ada anggaran itupun buat Seniman dan Asisten Seniman yang kita libatkan untuk memberikan pelatihan honornya langsung masuk rekening yang bersangkutan..sedangkan untuk kebutuhan lainnya seperti pakaian yang dikenakan  penari ditanggung pihak sekolah sedangkab   kebutuhan panggung dan sound  systim pihak MKKS ya harus patungan .

Masih menurut Syaiful Bahri adanya kegiatan seniman masuk sekolah tentunya sangat membantu bagi para seniman khususnya yang ada di Jember. Pasalnya selama Pandemi covid 19 melanda hampir 2 tahun kegiatan para seniman maupun pentas seni untuk mengekpresikan karya seni seperti pagelarab seni hari ini belum pernah ada.

Untuk itulah harapan kedepan kegiatan pentas seni dan budaya karya seniman yang diperagakan oleh para pelajar di Jember bisa ditampilkan di Alun Alun Jember.
Perlu kiranya  ada sinergi,kolaborasi dengan pihak Dinas Pariwisata dan kebudayaa  kabupaten Jember ,mengingat pada pentas seni budaya seniman Masuk sekolah sangat diminati oleh kalangan pelajar "Harapannya

Terpisah Tasya salah satu pelajar asal SMP 1 Jember  mengungkapkan sangat senang adanya kegiatan pentas seni dengan menampilkan karya seniman dari Jember."saya tadi tampil nyanyi bareng teman teman itupun dibimibing oleh seniman di Jember. kalau bisa kegiatan seni dan budaya yang sudah dilaksanakan ini bisa ditampilkan untuk umum "pintanya.

Kegiatan gerakan seniman masuk sekolah di ikuti 10 sekolah Yakni ada SMP 1 Jember, SMP 1 Balung, SMP 1 Mumbulsari, SMP 7, 12, 14, 1 Kalisat, SMP 3 Ledok Ombo, SMP 2 Panti dan seterusnya." ( LN,FIR)



© Copyright 2022 - RECORD JATIM