Breaking News

Koni Lumajang Berikan Edukasi Penyusunan Aerobik dan Anaerobik Jelang Porprov 8.


RECORDJATIM.COM.LUMAJANG:
Kontingen Lumajang pada Porprov 7 tahun 2022 sukses menempatkan diri masuk 10 besar yakni berada di peringkat 8 dengan jumlah Atlit yang dikirim sekitar 350 Atlit.
Pada Porprov 6  sebelumnya tahun 2019 di Tuban Lumajang berada di urutan 16 ,kemudian  Porprov 5 tahun 2015 di Banyuwangi posisi 13.

Sukses dicapai kontingen Lumajang pada 3 gelaran Porprov 6 dan 7 tentunya tidak lepas dari sinergisitas Koni Lumajang dengan pihak Unesa Surabaya selaku supervisor di bidang  aerobik dan Anaerobik.

Program kerjasama bareng Unesa Surabaya bakal berlanjut untuk menghadapi Porprov ke 8 tahun 2023 di Sidoarjo. 
Hal tersebut ditunjukkan oleh Koni Lumajang  malalui  Program pengabdian masyarakat (PKM), Dosen Ilmu Keolahragaan UNESA memberikan edukasi tentang penyusunan pedoman tes kapasitas aerobik dan anaerobik Atlet kabupaten Lumajang pada akhir September 2022 bertempat di Koni Lumajang.

Menurut ketua Koni Lumajang H.Ngateman kegiatan tersebut dalam rangka  meningkatkan prestasi dan motivasi atlet melalui Sport Science dan sport Tourism menghadapi Porprov jatim 2023 mendatang.

Lanjut dia mengutarakan pelaksanaan Porprov Jatim 8 tinggal setahun lagi, Lumajang yang memiliki SDM Terbatas tetap optimis . Harapannya bukan hanya prestasi saja, Tetapi jam terbang atlet harus diperhatikan ,dengan SDM dan sumber dana yang terbatas.

"Untuk itulah Koni Lumajang bertekad untuk mempertahankan berada di 10 besar kalau porprov 7 kita ada di posisi 8 paling tidak untuk porprov ke 8 ini ya harus meningkat lebih baik .oleh sebab itu kita awali dengan pemberian  edukasi buat pelatih cabor dengan mendatangkan tim ahli dari unesa ."kata Ngateman.

Sementara Widodo dosen Ahli tes dan pengukuran dari Unesa Surabaya mengatakan bahwa  Kabupaten Lumajang sebagai tuan rumah Porprov VII 2022 berhasil masuk dalam 10 besar klasement perolehan medali. Perolehan ini Jauh lebih baik dari Porprov VI Jatim tahun sebelumnya dari menduduki peringkat 16 menjadi peringkat ke 8. 
Oleh sebab itu Prestasi tersebut harus dipertahankan dengan kerja keras dan ketekunan berlatih lebih ditingkatkan lagi.

Masih lanjut kata Widodo Selain itu Kabupaten Lumajang juga mampu berhasil mencetak bibit atlet yang nantinya mampu berprestasi di event yang lebih tinggi," ujar Widodo selaku Dosen Unesa Ahli Tes dan Pengukuran.

Menurutnya, dalam meningkatkan prestasi atlet harus mengetahui penyusunan tes kapasitas aerobik dan anerobik pada atlet, karena Tes boleh dilakukan oleh siapapun tapi yang terpenting dapat memaknai angka-angkanya. 
Contoh paling konkrit ketika Lumajang menduduki peringkat 8 pada porprov VII 2022, Hal itu sangat luar biasa dan perlu diteliti. Karena bagaimana cara agar mampu mempertahankan kedudukan peringkat 10 besar.

Dia tegaskan Kapasitas aerobik dan anerobik perlu dimanfaatkan dengan baik karena dapat berpengaruh kepada performan atlet yang bersangkutan.

 "Kebanyakan saat Tes dan Pengukuran Kondisi Fisik, tidak mampu memanfaatkan kapasitas aerobik dan anerobiknya sehingga dapat berpengaruh hasil kinerja atlet itu sendiri."imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Arif Budi Raharjo selaku ketua tim penyusun tes dan pengukuran kabupaten Lumajang menanyakan kepada  widodo selaku Dosen Ikor Unesa Ahli Tes dan Pengukuran terkait Boleh tidaknya merubah norma yang dilakukan untuk meningkatkan motivasi atlet agar dapat menimbulkan peningkatan performa pada atlet.

widodo menjawab "Tidak ada salah orang merubah Norma atau membuat Norma, Tetapi tergantung tujuannya. Apabila berbicara terkait prestasi, Harus menggunakan standarisasi yang ada tidak boleh semena-mena. Karena Tujuannya Prestasi bukan rekreasi.

Hal senada dikatakan Ketua Tim PKM FIO UNESA  Abdul Aziz Hakim pihaknya akan  memberikan buku pedoman kepada Lumajang terkait Tes dan Pengukuran Cabang olahraga terukur maupun tidak terukur. 

"Buku tersebut sudah lengkap dengan analisis dan Norma perhitungan Tes yang ada. Hal ini bertujuan agar  supaya Atlet Kabupaten Lumajang khususnya para pelatih mampu memberikan Tes dan Pengukuran pada atlet sesuai dengan cabang olahraga dan kemampuannya."harapannya.

Hadir pemberi materi Dosen Ilmu Keolahragaan UNESA terdiri dari Dr. Abdul Aziz Hakim M.Or, Dr. Achmad Widodo M.kes, Fajar Eka Samudra S.Or M.Kes serta dibantu oleh beberapa mahasiswa dan Alumni melaksanakan kegiatan tersebut di KONI Kabupaten Lumajang.( LN ,AF).
© Copyright 2022 - RECORD JATIM