Breaking News

Bupati Jember Hendy Siswanto dan Gus Firjaun Kembali Mendulang 3 Penghargaan .

 
RECORD JATIM.COM.JEMBER:
Belum genap dua tahun memimpim Kabupaten Jember Bupati Hendy Siswanto dan Gus Firjaun sudah mencatat prestasi yang cukup menggembirakan pada bulan oktober 2022. 

Penghargaan yang diterima oleh Pemkab Jember untuk  Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST., IPU. dan Gus Firjaun pada awal pekan lalu  meraih  Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Paritrana Award) 2022 dari BPJS ketenagakerjaan di Istana Wapres , serta Satya Lencana Pratama dan Satya Lencana Ekonomi Desa diperoleh dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemen PDTT).
Bupati Hendy Siswanto menyerahkan santunan untuk Ahli Waris dari Nelayan Jember yang meninggal akibat kecelakaan di Laut .

Kabar terbaru menjelang akhir bulan Oktober 2022 Bupati Jember Hendy 
Siswanto  kembali memperoleh penghargaan dari Gubernur Jawa Timur  yakni dapat  penghargaan menjadi Kepala Daerah Terbaik dalam mendukung program perlindungan nelayan berupa fasilitasi asuransi nelayan.

 Penghargaan tersebut  menjadi salah satu serangkaian Peringatan Hari Jadi Ke-77 Provinsi Jatim Tahun 2022 yang dijadwalkan bagi penerima reward akan diserahkan  di Hotel Wisda Rengganis, Kecamatan Bungatan, kabupaten Situbondo, Senin (31/10/2022).

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Kadisperikel) Indra  Minggu (30/10/2022) siang, mengatakan Bupati Jember Ir.H.Hendy Siswanto ST.IPU akan menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur .
Pada kesempatan tersebut  diberikan kepada tiga kabupaten/kota di Jatim Jember ,Probolinggo dan Tuban.

 " Jember menjadi salah satu dari tiga kabupaten/kota di Jawa Timur yang peduli terhadap perlindungan para nelayan," paparnya.

Hal itu merujuk pada keikutsertaan para nelayan di jember sudah diikutkan BPJS Ketenaga kerjaan ada 1500 nelayan .Selanjutnya secara bertahap dari 5000 nelayan di Jember yang belum terkaver  oleh pihak pemkab Jember akan didaftarkan sebagai peserta BPJS  ketenagakerjaan

Dodik Yulianto Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Jember  menambahkan bahwa saat ini ada 1.500 nelayan  Jember yang sudah terdaftar di BPJS ketenagakerjaan. Sesuai dengan komitmen bupati, lanjutnya.
 Pemerintah Kabupaten Jbet  secara bertahap mendaftarkan para nelayan di Kabupaten Jember.
 
  "Tentunya banyak manfaat yang didapat ribuan nelayan itu atas jaminan kepesertaan yang didapat,"jelasnya.

Di antaranya, jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. "Semua hal terkait dengan kegiatan nelayan sudah terkaver, misalnya kecelakaan sebelum, saat, dan sesudah melaut," paparnya 

Selain itu juga mulai perawatan pengobatan yang unlimited hingga masa pengobatan selesai. Ada juga STMB alias santunan tidak mampu bekerja.

"Jika si nelayan tak bisa bekerja selama setahun, dengan adanya surat dokter atau sedang berada di rumah sakit, kami memberikan pengganti penghasilan yang hilang ketika si nelayan menjalani pengobatan pasca kecelakaan," tuturnya.

 Yakni, dengan dirata-rata pendapatan sebanyak Rp 1 juta per bulan. Lebih dari setahun dan jika masih belum bisa bekerja, pihaknya mengganti sebesar 50 persen dari penghasilan per bulan.

Ketika si nelayan mengalami kecelakaan kerja sehingga meninggal, ahli waris bakal mendapatkan santunan sebesar 48 kali gaji.
 
"Namun, jika si nelayan meninggal bukan karena kecelakaan kerja, sakit dan lain sebagainya, si ahli waris mendapatkan jaminan kematian sebesar Rp 42 juta," terangnya.( LN,AF).

© Copyright 2022 - RECORD JATIM